Senin, 14 November 2016

SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI



Kamis, 06 Desember 2012


E-Business dan E-Commerce


1.     Pengertian E-Business
Pengertian e-Business atau definisi e-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-business memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.

2.     Pengertian E-Commerce
Pengertian E-Commerce atau definisi e-commerce adalah kegiatan komersial dengan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.
Kegiatan e-commerce ini sebagai aplikasi dan penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

3.     E-Business Vs E-Commerce
       Perbedaan yang mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan e-commerce memang benar-benar money oriented (berorientasi pada perolehan uang), sedangkan e-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya. Selain perbedaan seperti yang telah disebutkan, e-commerce dan e-business juga memiliki kesamaan tujuan utama yaitu memajukan perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-commerce dan e-business merupakan terobosan yang dapat mendongkrak penjualan melalui online marketing dan sebagai sarana mempromosikan produk melalui media Internet.
4.     Manfaat E-Business dan E-Commerce
A.     Manfaat E-Business
Manfaat yang didapat atau manfaat dari e business itu sebagai berikut :
a.        Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga
perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, danmenjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.
b.       Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).
c.        Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produkdan jasanya.
d.       Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.
e.        Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.
f.        Menekan biaya telekomunikasi.
g.       Manfaat-manfaat lainnya, seperti citra yang lebih baik, layanan pelanggan yang lebih bagus, proses yang lebih sederhana, mitra bisnis yang baru, waktu siklus dan pengiriman yang lebih singkat, akses terhadap informasi yang lebih luas, biaya transportasi yang lebih murah, dan fleksibilitas yang lebih tinggi.
h.       Fenomena jejaring (internetworking) memaksa perusahaan untuk bekerja sama dengan berbagai mitra bisnis untuk dapat menawarkan produk atau jasa secara kompetitif, sehingga kontrol kualitas, harga, dan kecepatan penciptaan sebuah roduk atau jasa kerap sangat ditentukan oleh faktorfaktor luar yang tidak berada di dalam kontrol perusahaan.
i.         Pembeli atau customer dapat dengan mudah melihat barang yang di produksi perusahaan tersebut melalui internet, sehingga tidak repot harus ke tempat hanya untuk melihat barang.
B.      Manfaat E-Commerce
Secara umum e-commerce merupakan aktivitas perdagangan melalui media internet. Manfaatnya dan keuntungannya banyak sekali yang dapat dihasilkan, antara lainnya :
1. Manfaat e-commerce bagi konsumen :
a.        Electronic commerce memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hamper setiap lokasi.
b.       Electronic commerce memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan mereka bisa memilih berbagai produk dari banyak vendor.
c.        Electronic commerce menyediakan produk-produk dan jasa yang tidak mahal kepada pelanggan dengan cara mengunjungi banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat.
d.       Dalam beberapa kasus, khususnya pada produk-produk yang digitized, electronic commerce menjadikan pengiriman menjadi sangat cepat.
e.        Pelanggan bisa menerima informasi relevan secar detail dalam hitungan detik, bukan lagi menjadi hari.
f.        Electronic commerce memungkinkan partisipasi dalam pelelangan maya (virtual auction).
g.       Electronic commerce memberi tempat bagi para pelanggan untuk berinteraksi dengan pelanggan lain di electronic community dan bertukar pikiran serta berbagai pengalaman.
h.       Electronic commerce memudahkan persaingan yang pada akhirnya akan menghasilkan diskon secara substansial.
2.       Manfaat e-commerce bagi masyarakat :
a.        Electronic commerce memungkinkan orang untuk bekerja didalam rumah dan tidak banyak keluar untuk berbelanja, akibatnya ini akan menurunkan arus kepadatan lalu lintas di jalan serta mengurangi polusi udara.
b.       Electronic commerce memungkinkan sejumlah barang dagangan dijual dengan harga lebih rendah,sehingga orang yang kurang mampu bisa membeli lebih banyak dan meningkatkan taraf hidup mereka.
c.        Electronic commerce memungkinkan orang di Negara-negara dunia ketiga dan wilayah pedesaan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka dapatkan tanpa Electronic commerce. Ini juga termasuk peluang untuk belajar berprofesi serta mendapatkan gelar akademik.
d.       Electronic commerce memfasilitsi layanan public, seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan pemerataan layanan sosial yang dilaksanakan pemerintah dengan biaya yang lebih rendah, dan atau dengan kualitas yang lebih baik. Layanan perawatan kesehatan, misalnya bisa menjangkau pasien daerah pedesaan.
3.       Manfaat e-commerce bagi bisnis :
a.        Perusahaan-perusahaan dapat menjangkau pelanggan diseluruh dunia. Oleh karena itu dengan memperluas bisnis mereka, sama saja dengan meningkatkan keuntungan.
b.       E-commerce menawarkan pengurangan sejumlah biaya tambahan. Sebuah perusahaan yang elakukan bisnis diinternet akan mengurangi biaya tersebut tidak digunakan untuk gedung dan pelayanan pelanggan (customer service), jika dibandingkan dengan jenis bisnis tradisional.
Singkatnya dari semua yang telah dijelaskan dibagian atas tersebut manfaat dan keuntungan yang didapatkan dari E-COMMERCE adalah sebagai berikut :
1.       Bagi Konsumen : harga lebih murah, belanja cukup pada satu tempat.
2.       Bagi Pengelola bisnis : efisiensi, tampa kesalahan, tepat waktu.
3.       Bagi Manajemen : peningkatan pendapatan, loyalitas pelanggan.

5.     Jenis E-Business berdasarkan pelaku dan kategori aktivitas
Berikut merupakan jenis-jenis dari E-Business, yaitu:
1. Business-to-Business (B2B). Semua partisipan di dalam B2B e-commerce adalah pebisnis atau organisasi lain. Sebagai contoh beberapa aplikasi Mark&Spencer’s terdiri B2B dengan supplier. Saat ini, 85% dari volume EC adalah B2B (Cunningham 2001).
2. Business-to-consumer (B2C). Meliputi transaksi eceran (Retail transaction) dari suatu produk dan jasa dari pebisnis ke pembeli individu. Tipe pembeli seperti di Mark&Spencer online atau pada Amazon.com adalah customer atau consumer. EC tipe ini disebut juga e-tailing.
3. Business-to-business-to-Consumer (B2B2C). Tipe bisnis ini menyediakan produk dan jasa untuk klien bisnis. Klien bisnis memelihara pelanggannya, yang dapat sebagai karyawannya, untuk mana produk dan jasanya disediakan tanpa menambahkan nilai tambah lainnya. Satu contoh adalah satu perusahaan yang membayar AOL (American Online) untuk menyediakan karyawannya akses internet (dari sekadar
4. Consumer-to-business (C2B). meliputi individu yang menggunakan internet untuk menjual produk dan jasa kepada organisasi, seperti layaknya seorang individu mencari penjual untuk untuk menawarkan produk atau jasanya seperti yang mereka inginkan. Priceline.com dikenal sebagai C2B organizer untuk beberapa transaksi.
5. Consumer-to-consumer (C2C). Dalam kategori ini, konsumen yang satu akan menjual langsung kepada konsumen yang lain. Sebagai contoh seorang individu menjual mobil, rumah (property), dan seterusnya dalam klasifikasi online. Penawaran jasa individu melalui internet dan menjual pengetahuan dan keahlian secara online adalah contoh dari C2C. Sebagai tambahan, banyak situs pelelangan mengijinkan kepada perorangan/individu untuk menempatkan item-item mereka untuk di lelang.
6. Mobile commerce (m-commerce). Transaksi EC yang dilakukan secara penuh atau sebagian di dalam lingkunagn nirkabel (Wireless). Sebagai contoh, beberapa orang yang diperlengkapi dengan cell phones, orang dapat melakukan order buku dari amazon.com atau hal-hal yang berhubungan dengan perbankan. Banyak aplikasi m-commerce terdiri dari perangkatbergerak berbasis internet (Internet-enabled mobile devices).
7. Intrabsuiness EC. Mencakup semua aktivitas internal organisasi yang meliputi pertukaran barang, jasa, atau informasi diantara beberapa unit dan individu di dalam
8. Business-to-employees (B2E). Adalah bagian dari Intrabisnis, dimana suatu organisasi mengirimkan jasa, informasi, atau produk kepada karyawan individu, seperti yang dilakukan oleh Maybelline.
9. Collaborative commerce. Ketika individu atau kelompok melakukan kolaborasi, mereka akan tumbuh kedalam collaborative commerce. Sebagai contoh, rekan bisnis di dalam suatu lokasi yang berbeda dapat mendesign produk mereka secara bersamaan, menggunanakan screen sharing, atau mereka secara bersama-sama memperkirakan jumlah permintaan dari suatuproduk, seperti yang dilakukan oleh Mark&Spencer dan suppliernya.
10. Nonbusiness EC. Pertumbuhan jumlah dari institus non-profit seperti institusi akademik, organisasi non-profit, organisasi kerohanian, organisasi social, dan agen-agen pemerintah yang menggunakan EC telah menurunkan pengeluaran mereka atau untuk meningkatkan proses operasi dan layanan kepada pelanggan.
11. E-Learning. Training atau edukasi yang disajikan secara online. E-Learning digunakan secara mendalam di dalam suatu perusahaan untuk pelatihan karyawannya (disebut e-training). E-Learning juga disebut sebagai universitas maya.
12. Exchange-to-exchange (E2E). Merupakan Pasar Publik Electronik (Public Electronic Market) diantara pembeli dan penjual.
13. E-Government. Di dalam e-Government EC, entitas di dalam pemerintahan membeli atau menyediakan barang-barang, jasa, atau informasi kepada pelaku bisnis (G2B) atau kepada warganya (G2C).

Nisa11019.blogspot.co. Id


Rangkuman tentang materi E-Business beserta contohnya yang berhubungan dengan Sistem Informasi Akutansi ( SIA )


 E-business adalah E-business (Inggris: Electronic Business, atau “E-business”) dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
Dalam penggunaan sehari-hari, E-business tidak hanya menyangkut e-commerce saja. Dalam hal ini, E-commerce lebih merupakan sub bagian dari E-business, sementara E-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari E-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, E-commerce mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan.
E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya. materi ini akan memberikan pemahaman dasar kepada para akuntan dan professional sistem mengenai peluang dan resiko. Dengan menguasai ini, para akuntan dan professional sistem akan lebih siap untuk secara aktif berpartisipasi dalam perencanaan, desain dan pengolahan langkah – langkah awal E-business organisasi. Berdasarkan beberapa definisi E-business yang dikemukakan di atas, kita dapat menggabungkannya ke dalam suatu definisi e-business yang utuh dengan melihat kesamaan dari setiap definisi tersebut dan menggabungkannya. Kesamaan tersebut dapat kita lihat dari beberapa sudut pandang, yaitu pelaku E-business, alat atau media atau sumber daya yang digunakan, objek atau kegiatan yang menjadi sasaran, tujuannya, dan keuntungan yang diberikan. Hasilnya sebagai berikut:
  • Pelaku E-Business
-Organisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis
  • Alat/Media/S umber Daya yang Digunakan
- Teknologi informasi dan komunikasi
- Komputer, data yang telah terkomputerisasi
- internet
  •  Kegiatan Sasaran
- Kegiatan bisnis
- Proses bisnis utama
- Pembelian, penjualan,pelayanan, transaksi
- Operasi bisnis utama
  •    Tujuan
- Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi
- Transformasi proses bisnis
- Sharing informasi 
Contoh E-Business yang berhubungan dengan SIA
Kita dapat ambil contoh : Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dll. Nah keuntungan yang kita dapat atau manfaat dari e business itu adalah :
• Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra  bisnis yang dinilai paling cocok.
• Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses   informasi berbasis kertas (paperbased information).
• Memungkinkan perusahaan untuk menerapkan mass customization terhadap produk dan  jasanya.
• Menekan waktu antara pembayaran dan penerimaan produk/jasa.
• Meningkatkan produktivitas karyawan melalui rekayasa ulang proses bisnis.
• Menekan biaya telekomunikasi.
• Manfaat-manfaat lainnya, seperti citra yang lebih baik, layanan pelanggan yang lebih bagus, proses yang lebih sederhana, mitra bisnis yang baru, waktu siklus dan pengiriman yang lebih       singkat, akses terhadap informasi yang lebih luas, biaya transportasi yang lebih murah, dan fleksibilitasyang lebih tinggi.
• Pembeli atau customer dapat dengan mudah melihat barang yang di produksi perusahaan tersebut melalui internet, sehingga tidak repot harus ke tempat hanya untuk melihat barang. 
 Sumber
http://andrashootter007.wordpress.com/2012/10/14/laporan-e-bisnis/ 
http://materi kuliah.info/modul-e-bussines-e-comerce.aspx

Senin, 07 November 2016

Sistem Informasi

Pengertian Sistem Informasi Berbasis Web

Pertama sebelum membahas pengertian dari sistem informasi berbasis web saya akan membahas apa itu pengertian sistem informasi terlebih dahulu.


Pengertian sistem informasi yang saya ambil dari wikipedia mengatakan bahwa Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.


Menurut pengertian sistem informasi diatas berarti bisa disimpulkan bahwa sistem informasi adalah penggunaan teknologi yang bisa berupa hardware seperti penggunaan printer dalam satu kantor atau penggunaan teknologi yang berupa software seperti ms office atau  bahasa pemograman yang digunakan untuk membuat aplikasi dimana kedua komponen ini dapat memudahkan pengguna (brainware) untuk melakukan pekerjaannya agar menjadi lebih efisien dan cepat.


Intinya sistem informasi memiliki tujuan untuk memudahkan pekerjaan manusia menjadi lebih efisien dengan menggunakan bantuan dari teknologi.


Lalu, pengertian sistem informasi berbasis web itu apa?


Apa sistem informasi berbasis web itu kombinasi dari brainware, hardware, dan software + internet ?


Ya, bisa dibilang sistem informasi berbasis web adalah gabungan dari ke-4 komponen tersebut yang dapat diartikan bahwa sistem informasi berbasis web adalahsebuah sistem informasi yang menggunakan teknologi web atau internet untuk mendukung dan memudahkan pekerjaan manusia agar menjadi lebih efisien.

Contoh :

Ada 2 perusahaan yaitu perusahaan G dan perusahaan H dimana perusahaan G menggunakan email untuk mengirimkan data perusahaan ke cabang yang ada di luar kota sedangkan perusahaan H tidak menggunakan email untuk mengirimkan data perusahaan ke cabang yang berada diluar kota, menurut mu lebih cepat dan efisien perusahaan yang mana ?


Karena sistem informasi berbasis web menggunakan bantuan internet atau aplikasi yang berbasis web berarti ada hal yang harus dipenuhi untuk membuat sistem informasi berbasis web ini seperti bahasa pemograman web HTML, CSS, Javascript, pengunaan web server contohnya apache web server dan juga gudang penyimpanan data atau database yang bisa kamu buat dengan menggunakan oracle atau MySQL.

Baca Juga : 10 Hal yang Bisa Dibuat Dengan PHP

Ohiya karena diperkuliahan ada yang namanya jurusan Sistem Informasi (SI) yang ditargetkan untuk menjadi seorang Analis Sistem / System Analyst saya membuat artikel yang membahas secara lengkap mengenai kiat - kiat untuk menjadi seorang Analis Sistem yang handal, artikelnya bisa anda baca disini


Kutipan By Mohammad Agustiar10.39.00No comments

Sistem Informasi Berbasis Web (Bagian 1)

Semalam ditanya oleh seseorang teman tentang bagaimana menilai sebuah Sistem Informasi Berbasis Web. Tentunya untuk mengetahui apa itu Sistem Informasi Berbasis Web kita tak bisa lepas dari pengertian Sistem Informasi Berbasis Web. Dari sanalah hal itu harus kita pahami.


Namun sebelum kita masuk ke  Sistem Informasi Berbasis Web itu sendiri, ada baiknya kita pahami dulu arti Sistem Komputer yang menjadi dasar Sistem Informasi. Karena katanya Sistem Informasi Berbasis Web itu adalah Sistem Komputer ditambah Internet. Tapi apa benar seperti itu?


Sistem Komputer merupakan gabungan dari Software, Hardware dan Brainware. Software mengacu pada perangkat lunak atau aplikasi komputer atau program komputer yang terpasang pada sebuah komputer.  Sedangkan hardware boleh diartikan dengan perangkat keras komputer yang dapat kita sentuh dan dapat kita lihat. Hardware ini contohnya CPU, processor, layar monitor, mouse, printer, modem, harddisk, keping DVD dan lain sebagainya. Manusia yang menjalankan atau melakukan pekerjaan dengan computer sering kita sebut dengan Brainware. Ketiganya bekerja sama membentuk Sistem Komputer. Kalau salah satu komponen tidak ada, maka belum bisa disebut Sistem Komputer.


Tujuan adanya sebuah Sistem Komputer adalah mengelola dan mengolah data untuk menghasilkan informasi. Informasi sendiri dapat diartikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya dimana sebuah informasi merupakan lambing dari suatu kejadian yang nyata (fakta) untuk pengambilan keputusan.


Pengertian Sistem Informasi adalah sebuah Sistem Komputer yang bertugas mengolah data untuk menghasilkan informasi, dimana Sistem Informasi ini dilengkapi dengan alat komunikasi yang dipergunakan untuk saling tukar informasi atau data dengan peralatan yang lain.


Jadi boleh diartikan bahwa Sistem informasi berbasis webadalah sebuah sistem informasi yang menggunakan teknologi web atau  internet untuk memberikan informasi dan layanan  kepada pengguna atau sistem informasi lain / aplikasi lain. Sederhana kan?


Sebuah sistem informasi web biasanya terdiri dari satu atau lebih aplikasi web yang masing-masing komponen mempunyai fungsi tertentu. Dimana masing masing komponen tersebut saling dukung satu dengan yang lainnya guna mencapai fungsi Sistem Informasi Berbasis Web secara umum.


Untuk dapat membentuk Sistem Informasi Berbasis Web tentunya ada syaratnya. Seperti apa ya syaratnya?


Karena berbasis web, syarat pertama tentunya harus ada sebuah web server yang mumpuni untuk mendukung Sistem Informasi tersebut. Saat ini Web Server yang paling terkenal adalah Apache Web Server yang bisa dibaca disini .


Hal lain yang menjadi syarat mutlak yang tentunya gak boleh nggak ada adalah  Software Pemrograman Web. Harus ada sebuah bahasa pemrograman web sebagai pendamping HTML. Salah satu yang terkenal yang paling popular adalah PHP.


Yang tak kalah pentingnya adalah database yang handal untuk menyimpan dan memanajemen data. Database yang dipergunakan harus mampu menangani berjuta-juta data dan dapat diakses dengan sangat cepat. Salah satu database yang direkomendasikan adalah Oracle karena kemampuannya sangat handal. Atau bisa pula menggunakan MySQL untuk database yang tidak terlalu besar.

Kutipan myjavalamp.blogspot.co.id